TRIK REGISTRY

1 Komentar

Beberapa tips dan registry windows dibawah ini cuma berlaku buat Windows XP. Sebelum mengutak-atik Registry,  ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu caranya sbb:

  • Klik tombol Start > Run atau tekan tombol Windows+R pada keyboard.
  • Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
  • Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
  • Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name,misalnya backup registry dan sebagainya.
  • tekan tombol Save.

Hal ini bertujuan jika terjadi kesalahan, kekeliruan, kefatalan atau apalah namanya yang intinya (pengendalian diri) membuat sistem windows sobat tidak normal lagi, maka pergilah ke Windows Explorer dan bukalah file backup dari regedit tadi dan doble klik file tersebut atau klik kanan, kemudian klik perintah paling atas atau “Merge”, maka sistem windows sobat akan kembali normal lagi seperti sebelum diedit registrynya (seperti sediakala). Jika sobat tidak topik apa yang dimaksud pada tiap-tiap point berikut, maka coba saja ikuti dulu (lakukan saja seperti yang diinformasikan) dan setelah itu keluar dari regedit dan lihat perubahannya, kalau tidak ada perubahan coba lakukan lagi dan keluar dari dari regedit dan tutup semua program lalu restart computer sobat dan lihat apa perubahan yang terjadi, tapi INGAT: BACKUP DULU REGISTRY WINDOWS (REGEDIT) ANDA.

Pada pembahasan regedit di sini akan dibagi menjadi dua bagian, yang dikelompokkan atas part1 yang terdiri dari 160 point dan part2 yang terdiri dari 152 point, OK?!

  • part1

[001] Mengganti Wallpaper

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.

[002] Mengganti Nama Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E} Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.
[003] Memunculkan Rename Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.
[004] Menyembunyikan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Desktop/NameSpace
Hapus subkey {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}, kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya. Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040- 5081-101B-9F08-00AA002F954E}.
[005] Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste
[006] Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/Shell Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows
Explorer). Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command. Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:\WINDOWS\Explorer.exe).
[007] Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/DocFolderPaths Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Chippers). Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D:\Documents)
[008] Menyingkirkan File Stored Dari My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/MyComputer/ NameSpace/DelegateFolders Hapus subkey {59031a47-3f72-44a7-89c5-5595fe6b30ee} dengan menekan tombol Del.
[009] Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu. Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.
[010] Menyembunyikan Menu Find
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind. Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.

KODE PROGRAM JAHAT PADA KOMPUTER

Komentar Dinonaktifkan pada KODE PROGRAM JAHAT PADA KOMPUTER

Kode Jahat/Perusak (Malicious Codes)
– Penulis: Hendro Subagyo
– Bahasa: Indonesia
– Format file: HTML
– Publisher: IlmuKomputer.Com
– Tahun terbit: Mei 2003

Definisi
Kode jahat/perusak (malicious codes atau disingkat malcodes) didefinisikan sebagai semua macam program, makro atau script yang dapat diesekusi dan dibuat dengan tujuan untuk merusak sistem komputer. Oleh karena itu bug yang dibuat secara tidak sengaja oleh programer, tidak termasuk dalam kategori ini. Tetapi untuk bug yang benar-benar mengganggu, banyak orang mengkategorikannya sebagai malcode. Dahulu digunakan istilah “Malware (= Malicious Software)” ditujukan untuk malcode. Tetapi istilah ini terlalu lemah dan sempit, sehingga e-mail palsu/bohong yang notabene bukan software tidak dapat dimasukkan dalam golongan ini. Oleh karena itu digunakan istilah malcode, bukan malware. Klasifikasi Kode perusak dapat digolongkan dalam 3 macam golongan: virus, worm dan Trojan Horses, serta beberapa program yang memiliki bug.

Virus
Virus memiliki kemampuan jahat untuk mereproduksi diri mereka sendiri dan terdiri dari kumpulan kode yang dapat memodifikasi target kode yang sedang berjalan, atau dapat pula memodifikasi struktur internal target kode, sehingga target kode sebelum berjalan dipaksa menjalankan virus. Virus sering menampilkan pesan yang tidak disukai, merusak tampilan display, menghapus memory C-MOS, merusak informasi dalam hard disk dll. Efek yang ditimbulkan virus mengalami perkembangan yang cukup serius akhir-akhir ini. Contoh virus: Brain, Ohe half, Die hard, XM/Laroux, Win95/CIH
Virus masih dapat dibagi lagi dalam beberapa kategori:

  1. 1. Boot Virus: Jika komputer dinyalakan, sebuah inisial program di boot sector akan dijalankan. Virus yang berada di boot sector disebut boot virus.
  2. File Virus: File virus adalah virus yang menginfeksi executable program. Dilaporkan bahwa hampir 80% virus adalah file virus.
  3.  Multipartite Virus: Virus yang menginfeksi baik boot sector dan file.
  4.  Macro Virus: Belakangan diketemukan. Targetnya bukan executable program, tetapi file dokument seperti Microsoft Excel atau Word. Ia akan memulai menginfeksi bila program aplikasi membaca dokumen yang berisi macro.

Worm
Worm ditujukan kepada program yang mengkopi dirinya sendiri ke HANYA memory komputer. Perbedaan mendasar dari worm dan virus adalah, apakah menginfeksi target code atau tidak. Virus menginfeksi target code, tetapi worm tidak. Worm hanya ngendon di memory. Worm pada awalnya diketemukan di large computer (1970-an), dan akhir- akhir ini saja diketemukan di komputer kecil seperti PC. Terutama sejak 1999, dimana work banyak beredar melalui media email. Contoh worm: I-Worm/Happy99(Ska), I-Worm/ExploreZIP, I-Worm/PrettyPark, I-Worm/MyPics

Trojan Horse
Trojan Horse diproduksi dengan tujuan jahat. Berbeda dengan virus, Trojan Horse tidak dapat memproduksi diri sendiri. Pada umumnya, mereka dibawa oleh utility program lainnya. Utility program tersebut mengandung dirinya, atau Trojan Horse itu sendiri ber”lagak” sebagai utility program. Contoh Trojan Horse: Win-Trojan/Back Orifice, Win-Trojan/SubSeven, Win-Trojan/Ecokys(Korean) Trojan Horse masih dapat dibagi lagi menjadi:

  1. DOS Trojan Horse: Trojan Horse yang berjalan di DOS. Ia mengurangi kecepatan komputer atau menghapus file-file pada hari atau situasi tertentu.Windows Trojan Horse: Dijalankan di system Microsoft Windows. Jumlah Windows Trojan Horse meningkat sejak 1998 dan digunakan sebagai program untuk hacking dengan tujuan jahat yang dapat mengkoleksi informasi dari komputer yang tersambung internet.

Trend Malcode di Jepang tahun 1999
Virus tradisional: 6%
Windows Virus: 8%
Worm: 31% (tahun 1998, hampir 0%)

%d blogger menyukai ini: